My Rainbow Dreams

Just Blogger Templates

Kamis, 26 Mei 2011

ENVIRONMENTAL POLLUTION

Pollution or environmental pollution is the introduction of living beings, matter energy, and or other components into the lngkungan or change the order of the environment by human activity or by natural processes so that environmental quality decreases to a certain level which causes the environment becomes less or no longer can berfingsi in accordance with its allocation (Principles of Environmental Management Act No. 4 / 1982).
Pollution may arise as a result of human activities or caused by natural (eg volcanic eruption, toxic gases). Environmental science typically discusses pollution caused by human activity, which can be prevented and controlled.
Due to human activities, environmental pencermaran inevitable. Environmental pollution can not be avoided. What can be done is to reduce pollution, pollution control, and increase awareness and community care for the environment so as not to contaminate lingkngan.
Types of Environmental Pollution

1. Based on the Occurrence Place
According to the place of occurrence, pollution can be divided into pollution
air, water, and soil.

a. Air Pollution
The most prominent air pollution is increasing the levels of CO2 in the air. Carbon dioxide comes from the factory, machines that use fossil fuels (coal, petroleum), also from cars, ships, aircraft, and wood burning. Increased levels of CO2 in the air was not immediately converted into oxygen by plants because many forests are cut down worldwide. As described above, such cases can lead to the greenhouse effect seraPolutan other air that is harmful to health is cigarette smoke. Cigarette smoke contains many pollutants that can menyababkan chronic cough, lung cancer shoes, affect the fetus in the womb and various other health disorders. Smokers can be differentiated into two active smokers and passive smokers. Active smokers are those who smoke. Passive smokers are those who do not smoke but inhale cigarette smoke in a room. According to the study, passive smokers have a greater risk compared active smokers. So, smoking in the room with other people who do not smoke can damage the health of others.

b. Water pollution is the event the entry of substances, energy, elements, or other components into the water, causing water quality impaired. Impaired water quality is marked by changes in odor, taste, and color.
Judging from the origin of pollutants and pollution sources,
Water pollution can be distinguished among others:

1. Agricultural Waste
Agricultural waste can contain pollutants insecticide or organic fertilizer. Insecticides can be deadly river biota. If the biota of the river is not dead and then eaten by animals or humans who eat them will be poisoned. To prevent this, try to choose narrow-spectrum insecticides (specifically kill the target animal) and is biodegradable (can be decomposed by microbes) and sprayed in accordance with the rules. Do not throw the rest into the river Obet. While organic fertilizers are soluble in water to fertilize the aquatic environment (eutrophication). Because the water rich in nutrients, algae and aquatic plants flourish (bloom). Such things would threaten the sustainability of the dam. bemdungan be fast and shallow water biota will die of it.

2. Household Waste
Liquid household waste which is a source of water pollution. Of liquid household waste can be found a variety of organic materials (eg, remaining vegetables, fish, rice, oil, lemek, water, human waste) water-borne sewer / ditch, then follow the river flow. There is also inorganic materials such as plastics, aluminum, and bottles of water washed away. Rubbish piled, clog waterways, and cause flooding. Other pollutants from household waste is of biological contaminants in the form of germs, bacteria and fungi

3. Industrial Waste
The existence of some industries that dispose of waste into the water. Kinds of pollutants produced depend on the type of industry. Perhaps the form of persistent organic pollutants (stink), inorganic pollutants (berbuaih, colored), or perhaps in the form of pollutants containing sulfuric acid (stink), or a temperature (the water gets hot). The government set regulations to control pencemara water by industrial waste. For example, industrial waste must be processed before it is discharged into the river to avoid contamination.

4. Soil pollution
Pollution of groundwater is caused by household waste, market, industry, agriculture, and livestock. Waste can be destroyed by microorganisms into the bodies of minerals, gas, and water, forming humus. Organic waste that such leaves, animal tissue, paper, and leather. Trash relatively easy to decompose waste. While inorganic waste such as iron, aluminum, glass, and synthetic materials such as plastic, hard or can not be parsed. Contaminants that will remain intact until about 300 years to come. Wrap the plastic that we throw into the environment will remain and may be found by our children and grandchildren after hundreds of years later


Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfingsi lagi sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).

Pencemaran dapat timbul sebagai akibat kegiatan manusia ataupun disebabkan oleh alam (misal gunung meletus, gas beracun). Ilmu lingkungan biasanya membahas pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia, yang dapat dicegah dan dikendalikan.
Karena kegiatan manusia, pencermaran lingkungan pasti terjadi. Pencemaran lingkungan tersebut tidak dapat dihindari. Yang dapat dilakukan adalah mengurangi pencemaran, mengendalikan pencemaran, dan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya agar tidak mencemari lingkngan.

Macam-macam Pencemaran Lingkungan

1. Berdasarkan Tempat Terjadinya
Menurut tempat terjadinya, pencemaran dibedakan menjadi pencemaran
udara, air, dan tanah.

a. Pencemaran Udara
Pencemaran udara yang paling menonjol adalah semakin meningkatnya kadar CO2 di udara. Karbon dioksida itu berasal dari pabrik, mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi), juga dari mobil, kapal, pesawat terbang, dan pembakaran kayu. Meningkatnya kadar CO2 di udara tidak segera diubah menjadi oksigen oleh tumbuhan karena banyak hutan di seluruh dunia yang ditebang. Sebagaimana diuraikan diatas, hal demikian dapat mengakibatkan efek rumah kaca seraPolutan udara yang lain yang berbahaya bagi kesehatan adalah asap rokok. Asap rokok mengandung berbagai bahan pencemar yang dapat menyababkan batuk kronis, kanker patu-paru, mempengaruhi janin dalam kandungan dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Perokok dapat di bedakan menjadi dua yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif adalah mereka yang merokok. Perokok pasif adalah orang yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok di suatu ruangan. Menurut penelitian, perokok pasif memiliki risiko yang lebih besar di bandingkan perokok aktif. Jadi, merokok di dalam ruangan bersama orang lain yang tidak merokok dapat mengganggu kesehatan orang lain.

b. Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainnya kedalam air sehingga menyebabkan kualitas air terganggu. Kualitas air yang terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa, dan warna.
Ditinjau dari asal polutan dan sumber pencemarannya,
pencemaran air dapat dibedakan antara lain :

1.Limbah Pertanian
Limbah pertanian dapat mengandung polutan insektisida atau pupuk organik. Insektisida dapat mematikan biota sungai. Jika biota sungai tidak mati kemudian dimakan hewan atau manusia orang yang memakannya akan keracunan. Untuk mencegahnya, upayakan agar memilih insektisida yang berspektrum sempit (khusus membunuh hewan sasaran) serta bersifat biodegradabel (dapat terurai oleh mikroba) dan melakukan penyemprotan sesuai dengan aturan. Jangan membuang sisa obet ke sungai. Sedangkan pupuk organik yang larut dalam air dapat menyuburkan lingkungan air (eutrofikasi). Karena air kaya nutrisi, ganggang dan tumbuhan air tumbuh subur (blooming). Hal yang demikian akan mengancam kelestarian bendungan. bemdungan akan cepat dangkal dan biota air akan mati karenanya.

2.Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah tangga yang cair merupakan sumber pencemaran air. Dari limbah rumah tangga cair dapat dijumpai berbagai bahan organik (misal sisa sayur, ikan, nasi, minyak, lemek, air buangan manusia) yang terbawa air got/parit, kemudian ikut aliran sungai. Adapula bahan-bahan anorganik seperti plastik, alumunium, dan botol yang hanyut terbawa arus air. Sampah bertimbun, menyumbat saluran air, dan mengakibatkan banjir. Bahan pencemar lain dari limbah rumah tangga adalah pencemar biologis berupa bibit penyakit, bakteri, dan jamur

3.Limbah Industri
Adanya sebagian industri yang membuang limbahnya ke air. Macam polutan yang dihasilkan tergantung pada jenis industri. Mungkin berupa polutan organik (berbau busuk), polutan anorganik (berbuaih, berwarna), atau mungkin berupa polutan yang mengandung asam belerang (berbau busuk), atau berupa suhu (air menjadi panas). Pemerintah menetapkan tata aturan untuk mengendalikan pencemara air oleh limbah industri. Misalnya, limbah industri harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai agar tidak terjadi pencemaran.

4.Pencemaran tanah
Pencemaran tanah banyak diakibatkan oleh sampah-sampah rumah tangga, pasar, industri, kegiatan pertanian, dan peternakan. Sampah dapat dihancurkan oleh jasad-jasad renik menjadi mineral, gas, dan air, sehingga terbentuklah humus. Sampah organik itu misalnya dedaunan, jaringan hewan, kertas, dan kulit. Sampah-sampah tersebut tergolong sampah yang mudah terurai. Sedangkan sampah anorganik seperti besi, alumunium, kaca, dan bahan sintetik seperti plastik, sulit atau tidak dapat diuraikan. Bahan pencemar itu akan tetap utuh hingga 300 tahun yang akan datang. Bungkus plastik yang kita buang ke lingkungan akan tetap ada dan mungkin akan ditemukan oleh anak cucu kita setelah ratusan tahun kemudian

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfingsi lagi sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).

Pencemaran dapat timbul sebagai akibat kegiatan manusia ataupun disebabkan oleh alam (misal gunung meletus, gas beracun). Ilmu lingkungan biasanya membahas pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia, yang dapat dicegah dan dikendalikan.

Karena kegiatan manusia, pencermaran lingkungan pasti terjadi. Pencemaran lingkungan tersebut tidak dapat dihindari. Yang dapat dilakukan adalah mengurangi pencemaran, mengendalikan pencemaran, dan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya agar tidak mencemari lingkngan.
Macam-macam Pencemaran Lingkungan

1. Berdasarkan Tempat Terjadinya
Menurut tempat terjadinya, pencemaran dibedakan menjadi pencemaran
udara, air, dan tanah.

a. Pencemaran Udara
Pencemaran udara yang paling menonjol adalah semakin meningkatnya kadar CO2 di udara. Karbon dioksida itu berasal dari pabrik, mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi), juga dari mobil, kapal, pesawat terbang, dan pembakaran kayu. Meningkatnya kadar CO2 di udara tidak segera diubah menjadi oksigen oleh tumbuhan karena banyak hutan di seluruh dunia yang ditebang. Sebagaimana diuraikan diatas, hal demikian dapat mengakibatkan efek rumah kaca seraPolutan udara yang lain yang berbahaya bagi kesehatan adalah asap rokok. Asap rokok mengandung berbagai bahan pencemar yang dapat menyababkan batuk kronis, kanker patu-paru, mempengaruhi janin dalam kandungan dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Perokok dapat di bedakan menjadi dua yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif adalah mereka yang merokok. Perokok pasif adalah orang yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok di suatu ruangan. Menurut penelitian, perokok pasif memiliki risiko yang lebih besar di bandingkan perokok aktif. Jadi, merokok di dalam ruangan bersama orang lain yang tidak merokok dapat mengganggu kesehatan orang lain.

b. Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainnya kedalam air sehingga menyebabkan kualitas air terganggu. Kualitas air yang terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa, dan warna.
Ditinjau dari asal polutan dan sumber pencemarannya,
pencemaran air dapat dibedakan antara lain :

1.Limbah Pertanian
Limbah pertanian dapat mengandung polutan insektisida atau pupuk organik. Insektisida dapat mematikan biota sungai. Jika biota sungai tidak mati kemudian dimakan hewan atau manusia orang yang memakannya akan keracunan. Untuk mencegahnya, upayakan agar memilih insektisida yang berspektrum sempit (khusus membunuh hewan sasaran) serta bersifat biodegradabel (dapat terurai oleh mikroba) dan melakukan penyemprotan sesuai dengan aturan. Jangan membuang sisa obet ke sungai. Sedangkan pupuk organik yang larut dalam air dapat menyuburkan lingkungan air (eutrofikasi). Karena air kaya nutrisi, ganggang dan tumbuhan air tumbuh subur (blooming). Hal yang demikian akan mengancam kelestarian bendungan. bemdungan akan cepat dangkal dan biota air akan mati karenanya.

2.Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah tangga yang cair merupakan sumber pencemaran air. Dari limbah rumah tangga cair dapat dijumpai berbagai bahan organik (misal sisa sayur, ikan, nasi, minyak, lemek, air buangan manusia) yang terbawa air got/parit, kemudian ikut aliran sungai. Adapula bahan-bahan anorganik seperti plastik, alumunium, dan botol yang hanyut terbawa arus air. Sampah bertimbun, menyumbat saluran air, dan mengakibatkan banjir. Bahan pencemar lain dari limbah rumah tangga adalah pencemar biologis berupa bibit penyakit, bakteri, dan jamur

3.Limbah Industri
Adanya sebagian industri yang membuang limbahnya ke air. Macam polutan yang dihasilkan tergantung pada jenis industri. Mungkin berupa polutan organik (berbau busuk), polutan anorganik (berbuaih, berwarna), atau mungkin berupa polutan yang mengandung asam belerang (berbau busuk), atau berupa suhu (air menjadi panas). Pemerintah menetapkan tata aturan untuk mengendalikan pencemara air oleh limbah industri. Misalnya, limbah industri harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai agar tidak terjadi pencemaran.

4. pencemaran tanah
Pencemaran tanah banyak diakibatkan oleh sampah-sampah rumah tangga, pasar, industri, kegiatan pertanian, dan peternakan. Sampah dapat dihancurkan oleh jasad-jasad renik menjadi mineral, gas, dan air, sehingga terbentuklah humus. Sampah organik itu misalnya dedaunan, jaringan hewan, kertas, dan kulit. Sampah-sampah tersebut tergolong sampah yang mudah terurai. Sedangkan sampah anorganik seperti besi, alumunium, kaca, dan bahan sintetik seperti plastik, sulit atau tidak dapat diuraikan. Bahan pencemar itu akan tetap utuh hingga 300 tahun yang akan datang. Bungkus plastik yang kita buang ke lingkungan akan tetap ada dan mungkin akan ditemukan oleh anak cucu kita setelah ratusan tahun kemudian

E-Banking

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di perbankan nasional relatif lebih maju dibandingkan sektor lainnya. Berbagai jenis teknologinya diantaranya meliputi Automated Teller Machine, Banking Application System, Real Time Gross Settlement System, Sistem Kliring Elektronik, dan internet banking. Bank Indonesia sendiri lebih sering menggunakan istilah Teknologi Sistem Informasi (TSI) Perbankan untuk semua terapan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan perbankan. Istilah lain yang lebih populer adalah Electronic Banking. Electronic banking mencakup wilayah yang luas dari teknologi yang berkembang pesat akhir-akhir ini. Beberapa diantaranya terkait dengan layanan perbankan di “garis depan” atau front end, seperti ATM dan komputerisiasi (sistem) perbankan, dan beberapa kelompok lainnya bersifat back end, yaitu teknologi-teknologi yang digunakan oleh lembaga keuangan, merchant, atau penyedia jasa transaksi, misalnya electronic check conversion

Electronic Banking Service dapat dilakukan dengan menggunakan ATM, telephon (bukan via internet), dan kartu debit.Electronic Banking Service menggunakan alat elektronik untuk mentransfer dana secara langsung, dari satu data keuangan ke data yang lain. Beberapa alat yang digunakan adalah ATM, deposito, penarikan, pembayaran melalui handphone, web banking, PC banking service. E-banking menggunakan elektronik currency : chek cards atau kartu debit, kartu kredit, sebagai contoh; jika membayar menggunakan kartu kredit, maka dana tabungan/rekening akan tertransfer ke took dimana kita membeli. E-banking akan melayani pembayaran, transfer dana dan sebagainya, selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Melayani transfer dan segala pembayaran lewat e-mail. Kita dapat mengecek data keuangan, mengetahui daftar pembayaran. Electronic banking service sangat berguna sekali untuk orang-orang yang memiliki hobi treveling. Salah satu pionir dari internet banking di dunia adalah Security First Network Bank(SFNB-www.sfnb.com). Dan bank yang menyediakan jasa
internet banking di Indonesia adalah BCA, Bank Mandiri, Lippo Bank, dan BII.

Saat ini sebagian besar layanan E-banking terkait langsung dengan rekening bank. Jenis E-Banking yang tidak terkait rekening biasanya berbentuk nilai moneter yang tersimpan dalam basis data atau dalam sebuah kartu (chip dalam smartcard). Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kompleksitas transaksi, berbagai jenis E-banking semakin sulit dibedakan karena fungsi dan fiturnya cenderung terintegrasi atau mengalami konvergensi. Sebagai contoh, sebuah kartu plastik mungkin memiliki “magnetic strip”- yang memungkinkan transaksi terkait dengan rekening bank, dan juga memiliki nilai moneter yang tersimpan dalam sebuah chip. Kadang kedua jenis kartu tersebut disebut “debit card” oleh merchant atau vendor. Beberapa gambaran umum mengenai jenis-jenis teknologi E-Banking dapat dilihat di bawah ini

Jenis-Jenis Teknologi E-Banking :

Automated Teller Machine (ATM). Terminal elektronik yang disediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.

Computer Banking. Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.

Debit (or check) Card. Kartu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.

Direct Deposit. Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.

Direct Payment (also electronic bill payment). Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.

Electronic Bill Presentment and Payment (EBPP). Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar tagihan tersebut secara online juga. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.
Electronic Check Conversion. Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (nomor rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik atau proses lebih lanjut.

Electronic Fund Transfer (EFT). Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.
Payroll Card. Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan oelh pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.
Preauthorized Debit (or automatic bill payment). Bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).

Prepaid Card. Salah satu tipe Stored-Value Card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu.
Smart Card. Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).
Stored-Value Card. Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, yang diisi melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain. Untuk single-purpose stored value card, penerbit (issuer) dan penerima (acceptor) kartu adalah perusahaan yang sama dan dana pada kartu tersebut menunjukkan pembayaran di muka untuk penggunaan barang dan jasa tertentu (misalnya kartu telpon). Limited-purpose card secara umum digunakan secara terbatas pada terminal POS yang teridentifikasi sebelumnya di lokasi-lokasi tertentu (misalnya vending machines di sekolah-sekolah). Sedangkan multi-purpose card dapat digunakan pada beberapa penyedia jasa dengan kisaran yang lebih luas, misalnya kartu dengan logo MasterCard, Visa, atau logo lainnya dalam jaringan antar bank.

Sabtu, 30 April 2011

Perbedaan sistem pendidikan di Indonesia dengan di Amerika

Pendidikan di Amerika :
Pendidikan publik Amerika dioperasikan oleh negara dan pemerintah daerah, yang diatur oleh Amerika Serikat Departemen Pendidikan melalui pembatasan dana federal. Anak-anak diwajibkan di kebanyakan negara untuk menghadiri sekolah dari usia enam atau tujuh (umumnya, taman kanak-kanak atau kelas pertama) sampai mereka berumur delapan belas (umumnya membawa mereka melalui kelas dua belas, akhir SMU); beberapa Negara bagian memungkinkan siswa untuk meninggalkan sekolah pada usia enam belas atau tujuh belas. Sekitar 12% dari anak-anak yang terdaftar di nonsectarian paroki atau sekolah swasta. Hanya sekitar 2% dari anak-anak yang belajar di rumah. Amerika Serikat memiliki banyak lembaga-lembaga swasta dan publik pendidikan tinggi yang kompetitif, serta masyarakat lokal masuk perguruan tinggi dengan kebijakan terbuka. Dari jumlah penduduk Amerika yang berumur diatas dua puluh lima tahun, sekitar 84,6% lulus dari sekolah menengah umum, 52,6% dari mereka masuk ke beberapa perguruan tinggi, dan sekitar 27,2% memperoleh gelar sarjana, dan 9,6% memperoleh gelar sarjana muda. Hampir seluruh rakyat amerika tidak ada yang buta huruf mencapai sekitar 99% dari total keseluruhan. Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan Amerika Serikat sebuah indeks Pendidikan 0,97, yang berada pada peringkat 12 di dunia

Pendidikan Indonesia:
Berbicara tentang pendidikan tidak akan terlepas dari kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di sekolah. Kegiatan belajar mengajar tidak dapat terlepas dari kurikulum yang sedang berlaku saat itu. Kurikulum merupakan salah satu hal yang cukup vital bagi dunia pendidikan. Sejak Indonesia merdeka, kurikulum yang ada di Indonesia telah mengalami perubahan beberapa kali. Perubahan-perubahan yang terjadi tersebut dimaksudkan untuk membuat sistem pendidikan di Indonesia semakin membaik
Berikut ini adalah perjalanan kurikulum di Indonesia (Soekisno, 2007)

1.Kurikulum 1952
pada tahun 1952 kurikulum di Indonesia mengalami penyempurnaan. Pada tahun 1952 ini diberi nama Rentjana Pelajaran Terurai 1952. Kurikulum ini sudah mengarah pada suatu sistem pendidikan nasional. Yang paling menonjol dan sekaligus ciri dari kurikulum 1952 ini bahwa setiap rencana pelajaran harus memperhatikan isi pelajaran yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari.

2.Kurikulum1964
menjelang tahun 1964, pemerintah kembali menyempurnakan sistem kurikulum di Indonesia. Kali ini diberi nama Rentjana Pendidikan 1964. Pokok-pokok pikiran kurikulum 1964 yang menjadi ciri dari kurikulum ini adalah bahwa pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademik untuk pembekalan pada jenjang SD, sehingga pembelajaran dipusatkan pada program Pancawardhana (Hamalik, 2004), yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional/artistik, keprigelan, dan jasmani.

3.Kurikulum 1968
Kurikulum 1968 merupakan pembaharuan dari Kurikulum 1964, yaitu dilakukannya perubahan struktur kurikulum pendidikan dari Pancawardhana menjadi pembinaan jiwa pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan khusus. Kurikulum 1968 merupakan perwujudan dari perubahan orientasi pada pelaksanaan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.

4.Kurikulum 1975
Kurikulum 1975 sebagai pengganti kurikulum 1968 menggunakan pendekatan-pendekatan di antaranya sebagai berikut.
Berorientasi pada tujuan Menganut pendekatan integrative dalam arti bahwa setiap pelajaran memiliki arti dan peranan yang menunjang kepada tercapainya tujuan-tujuan yang lebih integratif.

5.Kurikulum 1984
Kurikulum 1984 tampil sebagai perbaikan atau revisi terhadap kurikulum 1975. Berorientasi kepada tujuan instruksional, Didasari oleh pandangan bahwa pemberian pengalaman belajar kepada siswa dalam waktu belajar yang sangat terbatas di sekolah harus benar-benar fungsional dan efektif. Oleh karena itu, sebelum memilih atau menentukan bahan ajar, yang pertama harus dirumuskan adalah tujuan apa yang harus dicapai siswa.

6.Kurikulum 1994
Kurikulum 1994 dibuat sebagai penyempurnaan kurikulum 1984 dan dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang no. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Hal ini berdampak pada sistem pembagian waktu pelajaran, yaitu dengan mengubah dari sistem semester ke sistem caturwulan. Dengan sistem caturwulan yang pembagiannya dalam satu tahun menjadi tiga tahap diharapkan dapat memberi kesempatan bagi siswa untuk dapat menerima materi pelajaran cukup banyak.


7.Kurikulum Berbasis Kompetensi – Versi Tahun 2002 dan 2004
Kurikulum 1994 perlu disempurnakan lagai sebagai respon terhadap perubahan struktural dalam pemerintahan dari sentralistik menjadi desentralistik sebagai konsekuensi logis dilaksanakannya UU No. 22 dan 25 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Kurikukum yang dikembangkan saat itu diberi nama Kurikulum Berbasis Kompetensi. Pendidikan berbasis kompetensi menitikberatkan pada pengembangan kemampuan untuk melakukan (kompetensi) tugas-tugas tertentu sesuai dengan standar performance yang telah ditetapkan, Sejalan dengan visi pendidikan yang mengarahkan pada dua pengembangan, yaitu untuk memenuhi kebutuhan masa kini dan kebutuhan masa datang, maka pendidikan di sekolah dititipi seperangkat misi dalam bentuk paket-paket kompetensi.

8.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) lebih kepada mengimplementasikan regulasi yang ada, yaitu PP No. 19/2005. Akan tetapi, esensi isi dan arah pengembangan pembelajaran tetap masih bercirikan tercapainya paket-paket kompetensi (dan bukan pada tuntas tidaknya sebuah subject matter)

Jadi Sebenarnya, tingkat kemampuan murid Asia (Eastern European) dari level 1 sampai 12, jauh diatas kemampuan murid Amerika karena pendidikan di AS saat lebih ini ditujukan untuk menciptakan lulusan yang kemampuan intelektualnya tidak dapat digantikan oleh mesin. Para lulusan di AS diharapkan hanya akan menjadi pencetak ide-ide kreatif, peneliti, dan penganalisa. Mereka menjual segala karyanya sebagai kerja kreatif yang sungguh mahal harganya, Sementara di negara-negara berkembang seperti Indonesia, kita masih melakukan pekerjaan-pekerjaan rutin, baik yang kita lakukan dengan tangan sendiri maupun mesin-mesin produksi, karena pendidikan kita memang mengarahkan demikian. Kita hanya membeli dan memakai dari mereka

Rabu, 16 Maret 2011

TOEFL

Latar Belakang dan Sejarah Toefl

Seperti yang diketahiu saat ini Negara kita yaitu Negara Republic Indonesia sudah memasuki era yang disebut era globlisasi, dimana tuntutan akan kemampuan berbahasa inggris sangatlah dibutuhkan baik di dibidang adiministrasi, lingkungan kerja maupun dimasyarakat, sehingga dengan adannya permasalahan tersebut kita sering mendengar atau memperbincangkan mengenai suatu kata yang dikenal atau disebut dengan toefl.

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah test bahasa Inggris yang diciptakan dan dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service) di New Jersey, USA sejak tahun 1963. Test ini digunakan untuk mengukur kecakapan (proficiency) berbahasa Inggris seseorang dalam konteks akademis. Dengan demikian, test ini digunakan untuk tujuan akademis, seperti persyaratan penerimaan mahasiswa atau untuk penerimaan calon penerima beasiswa.

Tes TOEFL adalah merek dagang terdaftar dari Educational Testing Service (ETS) dan diberikan di seluruh dunia. Tes ini pertama kali diberikan pada tahun 1964 dan sejak itu telah diambil oleh lebih dari 23 juta siswa. Tes awalnya dikembangkan di Pusat Linguistik Terapan dipimpin oleh ahli bahasa, Dr Charles A. Ferguson. Komite TOEFL Penguji terdiri dari 12 spesialis dalam linguistik, pengujian bahasa, pengajaran atau penelitian. Tanggung jawab utamanya adalah untuk memberi nasehat tentang isi tes TOEFL. Komite ini membantu memastikan tes adalah ukuran yang valid kemampuan berbahasa Inggris mencerminkan tren saat ini.

TOEFL test yang pertama kali diperkenalkan oleh ETS adalah Paper Based Test (PBT) – TOEFL dan yang paling umum diketahui oleh masyarakat indonesia adalah Institutional Testing Program (ITP) – TOEFL dengan skala nilai 310 - 677. Akan tetapi, diberbagai tempat khususnya di Indonesia manjamur lembaga yang menawarkan test TOEFL-LIKE / EQUIVALENT dengan biaya murah, dimana soal-soal test yang dikeluarkan adalah soal-soal TOEFL test yang dicopy dari berbagai sumber.

Toefl memiliki 2 jenis, yang pertama yaitu Computer-Based Test (CBT) dan yang kedua adalah Paper-Based Test (PBT). Secara umum, tidak ada perbedaan yang mencolok jika dilihat dari sisi materi test. Keduanya sama-sama mem-fokus-kan test pada tiga hal penting yang mengindikasikan kemahiran berbahasa inggris, yaitu Listening, Structure, dan Reading. di beberapa lembaga penyelenggara test TOEFL, terkadang ditambah lagi dengan Writing. Perbedaan yang mendasar dari kedua jenis test tersebut adalah pada CBT test dilakukan dengan menggunakan media Komputer sedangkan PBT tidak. Perbedaan lainnya adalah pada skala nilai hasil test TOEFL, Skala nilai pada CBT adalah 0 - 300 sedangkan pada PBT adalah 310- 677.


Kesimpulan :
TOEFL adalah suatu tes bahasa inggris atau uji kemampuan berbahasa inggris seseorang yang biasanya digunakan untuk memasuki suatu jenjang pendidikan atau pada saat mengikuti tes ujian masuk pegawai negri sipil yang biasanya test toefl dilakukan selama 3 jam dengan 4 tahap atau bagian, nilai yang digunakan adalah hasil akhir atau score TOEFL berkisar antara: 310 (nilai minimum) sampai 677 (nilai maximum) untuk versi PBT (paper-based test). TOEFL ini diadakan secara online dengan menggunakan komputer (Computer-based Testing/CBT ) sejak tahun 2005 disebut iBT (Internet-based Test) yang memiliki dua jenis yaitu Computer-Based Test (CBT) dan Paper-Based Test (PBT).

Senin, 03 Januari 2011

Complain Letter

Introduction

Letters of complaint usually include the following stages:
1.Background
This section describes the situation; e.g.
I am writing to inform you that the goods we ordered from your company have not been supplied correctly.
I attended your exhibition Sound Systems 2011 at the Fortune Hotel (22-25 January) and found it informative and interesting. Unfortunately, my enjoyment of the event was spoiled by a number of organisational problems.
I am a shareholder of Sunshine Bank and I am very concerned regarding recent newspaper reports on the financial situation of the bank. Your company is listed as the auditor in the latest annual report of the bank, so I am writing to you to ask for an explanation of the following issues.
I am writing to inform you of my dissatisfaction with the food and drinks at the 'European Restaurant' on 18 January this year.
2.Problem
Cause:
On24 December 2010 we placed an order with your firm for 12,000 ultra super long-life batteries. The consignment arrived yesterday but contained only 1,200 batteries.
Firstly, I had difficulty in registering to attend the event. You set up an on-line registration facility, but I found the facility totally unworkable.
You sent us an invoice for $10,532, but did not deduct our usual 10% discount.
We have found 16 spelling errors and 2 mis-labelled diagrams in the sample book.
Effect:
This error put our firm in a difficult position, as we had to make some emergency purchases to fulfil our commitments to all our customers. This caused us considerable inconvenience.
Even after spending several wasted hours trying to register in this way, the computer would not accept my application.
I am therefore returning the invoice to you for correction.
This large number of errors is unacceptable to our customers, and we are therefore unable to sell these books.
3.Solution
I am writing to ask you to please make up the shortfall immediately and to ensure that such errors do not happen again.
Could I please ask you to look into these matters.
Please send us a corrected invoice for $9,479
I enclose a copy of the book with the errors highlighted. Please re-print the book and send it to us by next Friday.

4.Warning (optional)
Otherwise, we may have to look elsewhere for our supplies.
I'm afraid that if these conditions are not met, we may be forced to take legal action.
If the outstanding fees are not paid by Tuesday, 11 January 2011, you will incur a 10% late payment fee.

5.Closing
I look forward to receiving your explanation of these matters.
I look forward to receiving your payment.
I look forward to hearing from you shortly.

Politeness
The tone of complaint letters should not be aggressive or insulting, as this would annoy the reader and not encourage them to solve the problem. In addition, questions such as 'Why can't you get this right?' should not be included.
Content
The content should contain enough details so that the receiver does not have to write back requesting more.
Legal action is not normally threatened in the first letter of complaint, unless the situation is very serious.

Example :

ABC Company
NewJersey
23rd June, 2008.
Ref: Defective product
Dear Mr. Morgan,
I had bought the XYZ Baking Product, receipt number 123445 from your Company on 20th June.  I regret to inform you that the product is defective and my numerous verbal complaints to your personnel have yielded no results. 
I request you to either replace the product with a functioning new product or refund my money within one week.
I have never been let down by any of your products in the past and I look forward to your immediate action on this occasion.
I am enclosing a copy of the Receipt to help you initiate immediate action.
Thanking You,
Sincerely,
Anne Rice
Encl: Copy of Receipt

Rabu, 27 Oktober 2010

Inquiry Letters

A letter of inquiry is a request for information that the writer believes the reader can provide. Regardless of its subject, the objective is to get the reader to respond with an action that satisfies the inquiry. The action taken can benefit either the writer or the reader, and sometimes both. That being the case, the scope must include enough information to help the reader determine how best to respond.

How to write an inquiry letter:

  • Be courteous. Remember, by making this request you are imposing on the reader’s time and/or resources.
  • Don’t send an inquiry letter for information you could easily find out by other means, such as with a quick search on the Internet.
  • Your letter can be fairly short, but it should be long enough to adequately explain what it is that you are inquiring about and what you want the reader to do in response to your letter.
  • Generally, give at least a couple of weeks for the person, company, or organization to respond to your inquiry before you send a follow-up letter or make a follow-up phone call.
  • If appropriate, you may want to mention that you will keep confidential any information provided. (This may increase the likelihood that the reader will respond to your inquiry.)
  • Make it as easy as possible for the person to respond to your request. This might mean offering to pay for any needed photocopies or mailing costs, or perhaps including a self-addressed, stamped envelope; necessary forms, questionnaires, or other documents; and so forth.
  • Make sure to include contact information so that the person can easily get in touch with you if necessary, such as your cell or home phone number or e-mail address.
  • When the person responds to your inquiry, it is a good idea to send a quick note of thanks expressing your appreciation and telling how the information helped (or can help) you. If appropriate, you may want to offer to return the favor in the future.

How to respond to an inquiry letter:

  • Specifically indicate the inquiry that was made, as you understand it.
  • Express your appreciation for the person’s interest.
  • If possible, personally respond to the inquiry. You might want to include with your response letter any brochures, catalogs, reports, or other helpful information available.
  • If appropriate, clearly describe any action you feel the person should take and the reason(s) for such a recommendation. (However, you may want to use caution because of any possible liability you might incur for offering such advice.)
  • If you cannot personally answer the person’s question, let him/her know that you have contacted the person who can and that he/she will shortly be in touch with the reader. If this is not possible, express your regret for being unable to help the reader, and try to find out for him/her the contact information for someone who can help.
  • If appropriate, you might want to include additional information about your organization, the products or services you sell, or the subject matter of the inquiry, beyond the scope of the original inquiry.
  • Close by saying that you would be happy to help the reader in the future if he/she needs further assistance or by wishing him/her well in his/her endeavor or project, etc.

Inquiry Letter Tips:

  • Begin your letter by stating who you are and giving your status or position (such as student, researcher, interested consumer, etc.), and tell how you found out about the individual or entity that you are writing to.
  • Clearly state what it is that you are inquiring about and what you would like the recipient of your letter to do. Make your inquiry as specific as possible.
  • You might want to briefly explain the purpose of your letter or what you hope to accomplish. Such an explanation may prompt the recipient of your letter to act more quickly.
  • If appropriate, consider mentioning the letter recipient’s qualifications for responding to your inquiry (this may prompt him/her to act when he/she might otherwise be hesitant to do so). For example, you could explain that you are writing to the reader because she is a leader in her field and the accepted authority on the subject you are interested in.
  • Include the date by which you need the information, services, etc., that you are requesting, and indicate that you await the reader’s response.
  • Thank the person for his/her time.

Sample Letter of Inquiry

The Virtual Community Group, Inc.
17 Park Road
Rural Town, NH

July 14, 2010

Jane Smith, Executive Director
Xavier Foundation
555 S. Smith St.
Washington, D.C. 22222

Dear Ms. Smith,

I am writing to inquire whether the Xavier Foundation would invite a proposal from the Virtual Community Group, Inc., requesting an investment of $50,000 per year over two years to support our Enterprise 2000 initiative. This grant would provide part of the funds needed for us to train at least 1200 low-income entrepreneurs in rural New Hampshire in the computer skills they need to create sustainable businesses as we enter the twenty-first century. Your literature indicates that the Xavier Foundation is searching for innovative ideas to improve the lives of the rural poor; we believe Enterprise 2000 falls well within your area of interest.

Information technologies are a promising solution to one of the primary obstacles facing the small rural enterprise: the geographic distances which inhibit networking with other businesses, and which segregate them from a larger marketplace. The Internet and other networks are now making it possible for entrepreneurs even in the most remote locations to communicate and do business on a region-wide, national, or even international basis. Working in conjunction with other organizations, Enterprise 2000 gives program participants technical skills training adapted to individual need; and, in collaboration with organizations which recondition and redistribute used computers, we also assure that they obtain the necessary computer hardware, at low or no cost.

We believe that broadly-implemented technical skills programs such as Enterprise 2000 have the potential to transform the lives of many struggling entrepreneurs, and change the economic landscape of impoverished rural communities. Unlike many poverty alleviation initiatives, all of the Virtual Community Group programs are predicated on the assumption that these entrepreneurs already have 90% of what it takes to compete in the marketplace -- intelligence, ambition, initiative, and talent. After two years of experimentation and program development, the Virtual Community Group has fashioned a superb, easily replicable model in Enterprise 2000, and established a high degree of credibility among community groups, policy makers, and funders. With your support, we can make that 10% difference in the lives of these hard-working people and the future of our rural communities.

Please feel free to call me with any questions. I look forward to hearing from you soon.

Sincerely,

Executive Director





_________Better Widget Makers, Inc.__________

5555 Widget Avenue

Silver City, CO 80456

September 26, 2003


Mr. Russ Hamilton

Vice President, Sales and Marketing

Golden Bread Company

123 Loaf Street

Silver City, CO 80451

Dear Mr. Hamilton:

Construction on the new employee cafeteria at Better Widget Makers, Inc. is nearing

completion and I am looking for a supplier capable of fulfilling our weekly bakery needs.

Do you have an information packet that would help me project the cost of doing business

with your company? We will need daily deliveries of pastries, pies, dinner rolls and

sandwich bread. Our facility operates 24/7, Monday through Friday, with a flextime

workforce of 1,500 employees. To complete my operational budget I will need the

following information:

Wholesale price sheets

Quantity cost breaks

Annual contract discounts

Delivery and or any other service charges.

To submit my proposal to the finance committee at their October 20th meeting I will need

to receive your information by the 10th. I will also need to meet with you after reviewing

the requested materials. Please call me for an appointment at your earliest convenience.

My personal extension is 216-8080, # 29.

In keeping with long-standing policy we would like to place this contract locally. I look

forward to working with you and am hopeful that the Golden Bread Company can fulfill

our needs.


Sincerely,


Ida Mae Knott

Purchasing Agent